Wednesday, March 21, 2012

Juara All England 2012, Broto Happy dan Trah Kita




Oleh : Bambang Haryanto
Email : humorline (at) hotmail.com


Sembilan tahun. Paceklik gelar bergengsi atlet bulutangkis Indonesia di arena All England, terpuasi sudah. Memang harus menunggu selama sembilan tahun dan untuk gelar ganda campuran harus menunggu lebih lama, 33 tahun,gelar juara itu kini bisa direngkuh kembali.

Melalui perjuangan dari atlet bulutangkis ganda campuran Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir (foto) setelah menumbangkan pasangan Denmark Thomas Laybourn dan Kamilla Rytter Juhl 21-17, 21-19 dan mengangkat trofi di National Indoor Arena, Birmingham.

Prestasi mereka itu mengulangi kejayaan pasangan Christian Hadinata dan Imelda Wigoena yang menekuk pasangan Inggris Mike Tredgett dan Nora "Si Goyang Pinggul" Perry di final tahun 1979.

Juara lagi di Swiss. Kedigdayaan Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad berlanjut. Hari Minggu malam (18/3/2012) mereka mengalahkan pasangan dari Thailand Sudket Prapakamol dan Saralee Thoungthongkam 21-16, 21-14, hanya selama 23 menit di St. Jakobshalle, Basel, untuk menjadi juara.

Hari Selasa (20/3/2012) malam, keduanya tiba kembali ke tanah air. Situs harian berbahasa Inggris, The Jakarta Post (21/3/2012) memajang foto tersebut. Nampak dalam foto sosok warga trah kita, Broto Happy Wondomisnowo.

Penyambutan Juara Ganda Campuran All England 2012, Broto Happy Wondomisnowo (kiri) ikut menjadi "bodyguard" sekaligus pressofficer saat menyambut kedatangan Liliyana Natsir (merah) dan Tontowi Ahmad di Bandara Soekarno-Hatta,Selasa malam (20/3/2012).

Ada urusan apa sehingga dirinya ikut terjepret kamera ?

Ayah dari Gladys Erika Septeria, wartawan tabloid BOLA dan komentator bulutangkis di televisi ini, dalam sms-nya membuka kartu :

"Ya semalam menjadi bodyguard-nya Tontowi Ahmad dan Butet (panggilan akrab Liliyana Natsir) dan sebagai media officer dalam acara tersebut."

Baiklah.
Semoga prestasi keduanya, dan atlet bulutangkis Indonesia lainnya, akan berjaya di arena akbar Olimpiade London 2012 bulan Juni mendatang.

Wonogiri, 21/3/2012

Tuesday, March 20, 2012

Hari-Hari Bahagia Ganis dan Slagen Abu Gorda



Oleh : Trah Martowirono


"Cinta itu suatu keajaiban.
Karena cinta adalah rahasia yang indah dari kehidupan.

Cinta harus didasari oleh rasa saling mengasihi…..Karena, di dalam kasih ada sukacita, di dalam kasih ada kesabaran, di dalam kasih ada kemurahan, di dalam kasih ada kesetiaan, dan di dalam kasih ada kelemah lembutan."

Itulah pesan indah yang hadir dan menyelimuti suasana bahagia yang dialami oleh keluarga Bapak Teguh Priono, Ibu Suharti, putranya Slagen Abu Gorda dan calon menantunya Ganis, di hari Minggu malam, 18 Maret 2012.

Keluarga Teguh Priono dan Suharti mengapit putranya Slagen Abu Gorda yang bertunangan dengan Ganis, di Sukoharjo., Keluarga Teguh Priono dan Suharti mengapit putranya Slagen Abu Gorda yang bertunangan dengan Ganis, di Sukoharjo.
Keluarga bahagia. Bapak dan Ibu Teguh Priono beserta putranya Slagen Abu Gorda dan Ganis, tunangannya.

Bertempat di Gayam, Sukoharjo, malam itu keluarga Bapak Teguh Priyono bersyukur karena anak semata wayangnya telah bertemu dengan calon belahan jiwanya. Rasa syukur itu semakin terasa melimpah karena kehadiran Bapak-Ibu Yamiarso,SE beserta seluruh kerabat dan para hadirin bagai taburan bunga kekerabatan yang abadi.

Diikat dengan narasi renungan oleh Pdt. Darsono Eko Nugroho dan doa penutup oleh Pdt. Thomas Sukamsi, pesta syukur itu didukung pula oleh seluruh keluarga besar dari Bapak Teguh Priyono.

Saudara kandung Pak Teguh Priyono yang senantiasa siap menjadi pendamping bagi Gorda dan Ganis dalam mempersiapkan keluarganya meliputi Keluarga Bapak Wiranto - Selogiri, Bapak Sudoyo - Yogyakarta, Bapak Untung Suripno - Yogyakarta, Bapak Kristiyo Sumarwono- Yogyakarta, Bapak Agus Widianto - Solo dan Bapak Santosa Priyo Utomo – Solo.

slagen abu gorda dan ganis, pasangan slagen abu gorda dan ganis, bertunangan di tahun 2012, dirayakan di sukoharjo, 18 maret 2012
Calon warga baru trah kita.Pasangan serasi, yang satu pintar menyanyi dan satunya, penari latar ?

Seluruh warga keluarga besar Trah Pawirosemito dan Trah Martowirono mengucapkan selamat berbahagia kepada Bapak/Ibu Teguh Priono dan juga kepada Gorda.

Khusus untuk Gorda : "Cerita macam apa yang sudah dan akan kau berikan kepada Ganis, tentang trah kita, Trah Martowirono ?"


Bahan liputan : Untung Suripno
Penulis : Bambang Haryanto

Wonogiri, 21/3/2012